Sabtu, 24 Oktober 2015

Sudah aku putuskan
Jauh kupendam rapat didasar
ku tak ingin jatuh lagi
hanyut dan lenyap oleh cinta

Tapi apalah daya
hanya sekilas saja
senyum itu
sapaan itu

mencairkan diriku
Menancap dalam dihati
Memberi terang pesona
menerangi hidupku

janganlah pergi dari ingatanku
ku ingin mengingatmu, slalu
menemaniku disini
dalam hidup yang gulita

mendekatlah dirimu
berjalanlah disebelahku
kuingin dirimu
slalu bersamaku
Ada yang tiba-tiba datang dalam hatiku
seketika
sesaat setelah kau lemparkan senyum itu
melesat dan menancap tepat di jantung hatiku
tak terbendung

dan aku pun terdiam
tak kuasa
tak berdaya

seperti kupu kupu di taman bunga
saat musim bersemi
derai rambutmu menebar aroma cinta
membiusku dalam lamunan
yang berujung pada kekaguman jiwa

hai kau gadis yang kutemui dalam mimpiku
wangimu akan selalu ada dalam dekapanku
menemaniku melewati kesepian di jiwaku

kau gadis di jantung malam
jangan tenggelam dalam gelap
aku takut menyusuri lorong malam yang memikat
tanpamu

ada yang tiba-tiba datang dalam hatiku
seketika…
sesaat setelah kau mengisyaratkan cinta
lewat kedua bola matamu
yang kurasa begitu indah



Lihatlah Tuhanku
Banyak karyaMu
buatku terpaku
Jelaskan sifatMu

kutemukan satu lagi
gadis penarik hati
Cantik baik hati
sempurna skali

adalah saat indah
Saat dipertemukan
Melihat sebuah wajah
Hingga ku terbekukan
Baru pertama kita bertemu
disaat terdengar namamu
Rupa wajahmu
senyum darimu

Membuatku terpaku
Sungguh terpana
lidah ini kaku
menepis kata merana

Andaikan kamu
Berjarak tak jauh
Ku ingin mengenalmu
Lebih dari kata JAUH